Seputar Kulit E-mail


Dermatologi Kosmetik

Penuaan Dini dan Peremajaan

  • Disebabkan oleh faktor Intrinsik (dari dalam tubuh) dan Ekstrinsik (dari dalam tubuh).
  • Faktor Intrinsik : penuaan alami sesuai usia, penyakit fisik maupun psikis.
  • Faktor ekstrinsik : Terutama akibat pajanan Ultraviolet (UVA dan UVB) sinar matahari yang berlebihan (sering disebut dengan istilah PHOTOAGING), pemakaian kosmetik, asap rokok dan radikal bebas.
  • Gejala penuaan dini : 4K, 1H, 1T.
  • 4K: Kusam, Kering, Kasar dan Kerut.
  • Kusam, Kering dan Kasar terjadi akibat terjadinya timbunan lapian kulit mati yang berlebihan pada lapisan kulit yang terluar (epidermis).
  • Terdapat 2 macam Kerut : Kerut Dangkal dan Kerut Dalam.
  • Kerut Dangkal terjadi akibat kerusakan serat kolagen dan elastin pada lapisan kulit tengah (Dermis).
  • Kerut Dalam terjadi akibat tegangnya otot (wajah dan leher) dan diobati dengan tindakan injeksi BOTOX.
  • 1H : Hiperpigmentasi atau yang sering disebut umum dengan istilah “Flek”. Hal ini terjadi akibat produksi butir pigmen (melanin) yang berlebihan, ukuran butir pigmen yang besar, penumpukan dan penyebaran butir pigmen yang tidak teratur / merata.
  • Terdapat beberapa jenis “Flek” berdasarkan bentuk dan kedalamannya, yaitu : Freckles (Efelid), Lentigo, Melasma, Nevus Hori. Semakin dalam letaknya pada lapisan kulit warnanya akan semakin terlihat lenih gelap.
  • 1 T : Telangiektasis, yaitu pelebaran pembuluh darah uyang sangat kecil pada wajah. Kondisi ini sering disalahartikan sebagai tanda kulit yang makin tipis.
  • Semua gejala penuaan dini tidak selalu ditemukan secara bersamaan dan lengkap.
  • Pengobatan Penuaan dini dikenal dengan istilah Peremajaan (Rejuvenation).
  • Pengobatan Penuaan dini yang benar adalah suatu PROGRAM pengobatan KOMPRIHENSIF yang terdiri dari : obat oles / topikal dan tindakan medis, seperti peeling peremajaan dasar dan lanjut serta LASER bila diperlukan.
  • Program pengobatan ini adalah pengobatan jangka panjang yang membutuhkan waktu, dengan tujuan tercapainya kondisi peremajaan wajah yang sehat.
  • Program pengobatan wajib dijalankan secara TERATUR dan DISIPLIN. Sebab dengan kedua hal tersebut dan kerjasama pasien dirumahlah yang merupakan faktor utama keberhasilan pengobatan.
  • Kontrol wajib dilakukan secara teratur dan tepat waktu, yang bertujuan untuk menilai kemajuan kondisi jerawat pasien serta untuk kepentingan penggantian obat ke tahap pengobatan berikutnya dan bukan menggunakan obat yang sama diulang secara terus menerus.
  • Selama menjalankan program pengobatan, pasien akan mengalami beberapa kondisi yang sedikit kurang nyaman, antara lain kulit mati yang mengelupas dan wajah agak kemerahan. Keduanya merupakan hal yang AMAN dilalui selama dalam pengaasan dokter.
  • Setelah tujuan peremajaan tercapai, kondisi tersebut dipertahankan dengan tahap perawatan / maintenance melalui kontrol teratur berjangka.

Jerawat (Acne)

  • Jerawat atau Acne adalah penyakit kulit yang dapat dan harus diobati.
  • Walaupun bukan merupakan penyakit mematikan tetapi memiliki dampak sosial dan estetik yang besar bagi penderitanya.
  • Jerawat pada umumnya timbul di wajah, dada, dan punggung.
  • Beberapa mitos yang SALAH tentang jerawat, antara lain : hanya timbul pada usia remaja, makanan tertentu (kacang, sambal, makanan berminyak, dsb) yang dapat menyebabkan timbulnya jerawat, tidak boleh mencuci wajah pada saat panas, serta jerawat harus dipencet dengan tindakan facial agar sembuh.
  • Jerawat terjadi merupakan hasil gabungan (resultan) dari beberapa faktor penyebab utama, antara lain : produksi minyak dari kelenjar sebaseus yang berlebih, populasi bakteri p. acnes yang berlebih, gangguan dan sumbatan pada saluran kelenjar minyak dan reaksi radang.
  • Selain itu ada beberapa faktor lain yang juga dapat berperan, seperti faktor perilaku penderita (selalu memencet jerawat serta malas membersihkan wajah), memakai kosmetik serta faktor obat-obatan yang dapat merangsang timbulnya jerawat.
  • Berbagai macam bentuk jerawat, antara lain jerawat yang lazim ditemukan adalah jerawat yang berwarna merah (bersifat aktif serta infeksi dengan derajat ringan hingga berat) atau jerawat yang tidak berwarna kemerahan, seperti jerawat keringat.
  • Sering kali pasien tidak menyadari bahwa dirinya berjerawat, hal ini disebabkan karena kura ngnya pengenalan terhadap berbagai bentuk jerawat atau memiliki jerawat yang tidak khas dalam kurun waktu yang lama.
  • Pengobatan jerawat yang benar adalah pengobatan dalam bentuk PROGRAM yang bersifat KOMPRIHENSIF yang terdiri dari : obat oles/topikal, obat oral, dan tindakan, seperti peeling jerawat.
  • Program pengobatan jerawat adalah pengobatan jangka panjang yang membutuhkan waktu, dengan tujuan tercapainya kondisi bersih jerawat yang stabil.
  • Program pengobatan wajib dijalankan secara TERATUR dan DISIPLIN. Sebab dengan kedua hal tersebut dan kerjasama pasien dirumahlah yang merupakan faktor utama keberhasilan pengobatan.
  • Kontrol wajib dilakukan secara teratur dan tepat waktu, yang bertujuan untuk menilai kemajuan kondisi jerawat pasien serta untuk kepentingan penggantian obat ke tahap pengobatan berikutnya dan bukan menggunakan obat yang sama diulang secara terus menerus.
  • Selama pengobatan tidak dianjurkan untuk mengenakan bedak maupun make-up wajah karena akan mengganggu proses pengobatan.
  • Pengobatan BEKAS JERAWAT dilakukan SETELAH program pengobatan jerawat selesai dan tercapai kondisi yang stabil dan bukan secara bersaman.
  • Pengobatan bekas jerawat akan membutuhkan waktu yang jauh lebih lama dan tindakan yang lebih banyak dibandingkan dengan pengobatan jerawat.
  • Tujuan dari pengobatan bekas jerawat adalah untuk menyamarkan bekas jerawat tersebut semaksimal mungkin dan bukan menghilangkan bekas jerawat tanpa bekas sama sekali.
  • Hasil yang akan dicapai dan kecepatan program pengobatan setiap pasien sangat bersifat individual, tergantung respon kulit pasien masing-masing serta keteraturan serta disiplin pasien.
  • Pengobatan jerawat sebaiknya dilakukan sedini mungkin dan jangan menunggu hingga terjadinya bekas jerawat.

Dermatologi Umum

Dermatitis Seboroik

  • Disebabkan akibat terjadinya peradangan kelenjar lemak (sebaseus) kulit.
  • Gejala berupa gatal, merah dan bersisik putih pada wajah di sekitar hidung atau pipi, sekitar alis, dan kulit kepala, serta belakang telinga. Juga dapat terjadi pada dada, punggung, ketiak dan sela paha.
  • PANAS, KERINGAT dan STRESS memicu timbulnya gatal.
  • Penyakit ini dapat diobati dan untuk menghindari kekambuhan, dianjurkan untuk menghindari panas dan keringat yang berlebihan.
  • Pantang makanan tidak harus selalu dilakukan, sebab tidak selalu makanan menjadi penyebab utama timbulnya gatal. Pengobatan biasanya berupa obat oles dan oral. Suntikan tidak selalu harus dilakukan.

Dermatitis Atopik

  • Penyakit peradangan kulit yng sering ditemukan dengan gejalah khas : GATAL, KULIT KERING dan bersifat SERING KAMBUH.
  • Dapat timbul pertama kali pada bayi, anak maupun dewasa.
  • Penyakit ini merupakan penyakit yang diturunkan dari orang tua atau generasi sebelumnya, walaupun tidak dalam bentuk yang persis sama.
  • Dapat terjadi pada seluruh tubuh, tetapi terdapat beberapa lokasi yang khas, antara lain : lipat siku dan lutut pada anak, siku dan lutut pada dewasa.
  • Pada anak-anak, penyakit ini sering timbul berupa gejala bercak-bercak putih di wajah yang sering dianggap sebagai panu (Pityriasis alba). Hal ini disebabkan akibat pajanan matahari anak.
  • Dermatitis atopik pada bayi sering di berupa eksim susu di pipi dan eksim popok pada daerah popok.
  • Kondisi panas dan keringat sering memicu timbulnya gatal yang berlebihan.
  • Tujuan pengobatan adalah mengobati peradangan yang sedang terjadi dan dilanjutkan dengan pengontrolan untuk mengurangi kekambuhan penyakit.
  • Pencegahan pada anak dianjurkan agar lebih banyak berada di ruangan yang sejuk, tidak mandi dengan air panas yang menyebabkan kulit menjadi kering, tidak memaki baju yang berlapis-lapis, serta menghindari pajanan debu yang berlebihan dengan mengurangi mainan yang dapat menyimpan debu (seperti boneka dari bulu).
  • Pantang makanan tidak harus selalu dilakukan, sebab tidak selalu makanan menjadi penyebab utama timbulnya gatal dan harus dibuktikan dahulu dengan pemeriksaan khusus.
  • Penyakit ini sering disertai beberapa penyakit lain di luar kulit, antara lain : asthma (bronchial), mata merah (conjungtivitis alergi), dan hidung berair saat pagi atau terkena debu (rhinitis alergi).
  • Pengobatan biasanya berupa obat oles dan oral. Suntikan tidak selalu harus dilakukan.

Penyakit Menular Seksual

Herpes Genital

  • Disebabkan oleh Virus HSV.
  • Untuk deteksi melalui test darah di laboratorium.
  • {reg}Gejala berupa luka seperti sariawan di kemaluan yang disertai rasa sakit.
  • Menular melalui hubungan seksual.
  • Pengobatan melalui pemberian obat oles dan oral.

Kutil kelamin

  • Nama lain Condyloma akuminata atau jengger kelamin.
  • {reg}Penyebabnya adalah virus HPV.
  • Menular melalui hubuangan seks dan capat menyebar.
  • Pada wanita virus bisa sampai ke dalam mulut rahim dan di kemudian hari dapat menjadi kanker mulut rahim.
  • Salah satu pencegahan dapat dilakukan vaksinasi HPV.
  • Biasanya tanpa rasa gejala/keluhan.
  • Pengobatan dilakukan beberapa melalui tindakan, seperti : LASER.

 

Kencing nanah / GO

  • Nama lainnya Gonorrhea.
  • {reg}Terdapat gejala perih saat buang air kecil dan kemerahan pada ujung kemaluan pria, dan tanpa gejala pada wanita.
  • Bila tidak diobati akan mengganggu kesuburan.
  • Menular melalui hubungan seks.
  • Disebabkan bakter golongan gram negatif.
  • Pengobatan dengan obat oral.

 

Sifilis

  • Sering disebut sebagai penyakit raja singa.
  • {reg}Menular melalui hubungan seks, sehingga pasangan seks juga harus diperiksa dan diobati.
  • Disebabkan oleh bakteri T. Pallidum.
  • Terdapat beberapa stadium I – IV.
  • Paada awal timbul penyakit seperti kula kecil dan tanpa gejala.
  • Pada Stadium lanjut dapat berakibat fatal.
  • Pada kehamilan penyakit ini dapat menyebabkan gangguan pada janin.
  • Pemeriksaan melalui test darah di laboratorium.
  • Pengobatan melalui injeksi serial.

 

Molloscom Contagiosum

  • Disebabkan Oleh Virus Pox.
  • {reg}Sangat menular melalui kontak dan mudah menyebar.
  • Tidak ada rasa gejala / keluhan.
  • Sering timbul pada tubuh anak kecil.
  • Bila terjadi pada dewasa merupakan penyakit menular seksual melalui hubungan seks.
  • Pengobatan dengan cara obat oles pada anak dan tindakan LASER pada dewasa.

 

Impetigo

  • Infeksi kulit oleh bakteri golongan gram positif.
  • Terdapat 2 bentuk, yaitu : bentuk keropeng (krustosa) dan lenting (bulosa).
  • Gejala kulit seperti luka dengan seperti keropeng atau lenting, terkadang disertai demam.
  • Pengobatan melalui obat oral dan perawatan luka yang baik.

Keloid

  • Akibat penyembuhan kula yang tidak sempurna.
  • Bersifat tidak satbil / sering kambuh dan dapat meluas.
  • Faktor lokasi dan bakat sangat menentukan.
  • Daerah regangan dan bergerak seperti dada, peurt, lengan, paha sering terjadi keloid.
  • Pengobatan beberapa kali tergantung besar dan jumlah keloid dengan bedah beku (cryosurgery dan injekso KIL).
  • Tujuan pengobatan menjadikan keloid lebih lunak dan datar.
  • Keloid tidak mungkin menjadi kulit normal (tanpa bekas).

Kutil kulit

  • Disebabkan oleh virus HPV.
  • Menular melalui kontak dan mudah menjadi banyak.
  • Tidak ada rasa gejala / keluhan.
  • Pengobatan dilakukan biasanya beberapa kali tergantung banyak dan luas kutil
  • Tindakan dilakukan dengan beberapa cara, antara lain .

Vitiligo

  • Merupakan penyakit kekurangan pigmen dan bersifat bawaan.
  • Bukan penyakit menular atau mematikan, tetapi memiliki dampak sosial dan estetik yang besar bagi pender itanya.
  • Pengobatan harus dilakukan rutin dan membutuhkan waktu lama serta dibutuhkan kerajinan pasien dalam berobat.
  • Tujuan pengobatan adalah mengembalikan warna kulit yang sudah putih menjadi sewarna kulit. Tetapi pengobatan tidak untuk mencegah.
  • Pengobatan berupa kombinasi yang terdiri dari : obat oles, oral, penyinaran UV, dan LASER.

 

Psoriasis

  • Merupakan penyakit peradangan kulit bawaan dan turunan dengan gejala kulit berbentuk pulau-pulau  bersisik dan berwarna merah.
  • Dapat timbul di seluruh tubuh dan kulit kepala.
  • Terutama dipicu oleh kondisi stress dan kurang sehat.
  • Penyakit ini tidak menular.
  • Pengobatan biasanya berupa kombinasi bertahap yang terdiri dari obat oles, obat oral, penyinaran UVB dan LASER dalam jangka waktu lama.
  • Tujuan pengobatan adalah mengobati peradangan yang sedang terjadi dan dilanjutkan dengan pengontrolan untuk mengurangi kekambuhan penyakit.

Herpes Zoster

  • Disebabkan oleh Virus Varicella-Zoster.
  • Penyakit ini menular melalui pernapasan.
  • Dikenal dengan istilah cacar ular.
  • Gejala berupa lenting-lenting kecil berkelompok dengan sekeliling berwarna merah. Kulit terasa perih, terbakar, dan terkadang gatal.
  • Penyakit ini pada masa anak-anak timbul dengan bentuk sebagai cacar air (Varicella).
  • Bila terkena pada manula, biasanya akan timbul nyeri pada daerah yang terkena dalam jangka waktu lama.
  • Pengobatan biasanya berupa obat oles dan oral.

 


Add a comment
 
Connect with facebook

Hi , login or create a new account below

Login

If you already have an account with this website login with your existing user name and password to enable Facebook Connect

Forgot your password? Forgot you username?
Register

Alternativley to create a new account using details from your Facebook profile enter your desired user name and password below

Powered by myApi

Registration and login on this web site has been made faster and easier by myApi, the Facebook Connect Joomla bridge

There is no need to worry, this website will never be able gain access to your account, or personal data you do not explicitly give it permission to use